Ikatlah ilmu dengan menulisakannya (Ali bin Abi Tholib)
Sudah seharian ini gua berkutat pada kode-kode html dalam rangka rebuilding blog ini. Tapi setelah gua pikir-pikir, untuk memudahkan proses rebuilding, gua mesti nulis dulu deh sebanyak mungkin. Here we go.
Sejak dulu gua ingin punya blog yang bagus. Bagus dalam arti isi maupun tampilannya. Untuk membuat tampilan blog yang bagus, sebagai web developer gua menguasai itu. Tapi untuk membuat tulisan –yang enak dibaca- gua masih belajar.




Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.

Banyak orang baik tapi tak berakal..
Ada orang berakal tapi tak beriman.

Ada lidah fasih tapi berhati lalai
Ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian.

Ketua MUI, Ma'ruf amin mengatakan bahwa jangan mengaku orang islam bila tidak memilih orang islam lainnya (Tempo, 29 juli). Hal itu dikatakannya dalam kampanyenya mendukung pasangan cagub Fauzi Bowo-Nahrowi yg bersaing melawan pasangan Jokowi-Ahok.


Ucapan ketua MUI tersebut sangat disayangkan. Secara implisit Ma'ruf Amin mengatakan bahwa orang yang memilih Jokowi adalah orang yg tidak boleh mengaku islam. Dengan kata lain, keislamannya dipertanyakan. Padahal, menilai keislaman seseorang bukanlah perkara main-main.



Ya Allah..
Semoga Timnas Indonesia suatu saat nanti bisa bermain di Piala dunia
Tapi bukan karena menjadi Tuan Rumah, namun karena Prestasinya
Doaku untuk Indonesia
Amien...

Dalam sebuah konvensi organisme tubuh, tiap bagian tubuh diminta menjelaskan kinerjanya masing-masing.

Mata merasa paling berjasa. Ia mengatakan kalau tak ada saya kalian akan tersesat.

Kemudian Otak pun protes, "kalau tak ada saya kalian tak akan bisa bekerja". Begitu pula organ tubuh lain yang saling menunjukkan kehebatannya.

Namun kecuali Dubur yang pada saat itu pergi meninggalkan konvensi karena tersinggung akan hinaan organ lain. Teman-temannya menganggap bahwa dubur hanyalah tempat pembuangan, kotor dan sangat rendah.


Setelah lama tak mengurus blog ini, gua baru tahu kalau Blogger menghadirkan fitur-fitur menarik yang membuatnya bisa disetarakan dengan layanan sejenis, Wordpress. Agak terdengar berlebihan ya :D, namun fitur-fitur barunya ini setidaknya membuat Blogger menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.

Apa saja fitur itu?

Sebenernya gua udah denger hal ini beberapa tahun lalu lewat siaran radio BBC. Kemudian pada tanggal 9 maret kemarin, gua kembali mendengarnya di Radio Prambors Bandung dalam rangka Hari Musik Nasional. Tapi sayang baru sekarang menuliskannya. *trus kenapa shad? :D

Adalah Profesor Adrian North dari Heriot-Watt University di Skotlandia yang meneliti hubungan antara selera musik dengan kepribadian. Ia melakukan survei kepada lebih dari 36000 orang di berbagai belahan dunia mengenai kepribadian mereka dan preferensi mereka terhadap 104 genre musik yang berbeda.

Tentunya kita tidak ingin kalau komputer kita 'mengidap' banyak virus. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang menggunakan software anti virus untuk melindungi komputernya. Namun, menggunakan software anti virus bukanlah perkara simpel, kendalanya cukup banyak. Mulai dari update database virus yang membutuhkan koneksi internet sampai pada efek dari software itu sendiri yang biasanya membutuhkan resource tinggi sehingga sering membuat komputer kita menjadi lambat, lalu belum lagi masalah pencarian cra*ck bagi yang menggunakan anti virus bajakan. Wah repot banget!